Peron

Img00454

Walau di situ jelas-jelas tertulis kalo ongkos Peron itu Rp 200,00 namun petugas di Terminal Lebak Bulus, Jakarta tetep menagih ongkos peron sebesar Rp 1.000,00 per orang. Lucunya, kalo kita naik bus kota hingga masuk ke dalam terminal, kita tidak ditariki ongkos peron. Atau bisa juga masuk terminal dari pintu keluar bus. Apakah karena banyaknya penumpan yang tidak membayar peron ini lantas biaya peron "dibebankan" ke orang yang masuk via pintu resmi? Sungguh keren, kalo seseorang yang masuk melalui pintu resmi harus "menyubsidi" 4 orang yang masuk tanpa membayar peron.

Filed under  //   Indonesia   Jakarta  

Comments (5)

Mar 14, 2010
neng ocha said...
ahahahahaa! bahasanya "menyubsidi" bok! anggep aja amal, mas.. ;)
Mar 14, 2010
 said...
praktik subsidi yang kenthir!
Mar 14, 2010
Eddy Fahmi said...
aku pernah gegeran sama tukang parkir motor di taman bungkul, yg karcisnya tertulis 300 rupiah, tapi dia minta 1000. tapi kasih 500 nggak mau, duitku dibalikin. haha... nggondok de'e :P
Mar 14, 2010
mawi wijna said...
alasan klasik, "hidup sekarang susah dan butuh duit, apapun caranya..." beh!
Mar 18, 2010
Yati Maulana said...
subsidi silang :D

Leave a comment...

About

pemuda gagah perkakas. harapan tetangga. baik hati. suka menabung. tidak sombong. kerap membantu nenek menyeberang jalan. dan digemari gadis manis muda belia.

TwitterJaiku