Aug 3
Guilin punya arak yang khas. Salah satunya adalah "Snake Wine" ini. Kulit ular direndam dalam wine, konon bisa menjadi obat. Anda mau nyoba?
Aug 3
Kalo di Jakarta, alat-alat fitness macam beginian ini mahal harganya. Atau kalo mau pakai alat beginian, kudu ikut klub kebugaran.
Di Guilin, alat beginian ini (saya ndak tau namanya) bisa ditemukan dengan mudah di beberapa tempat. Biasanya yang menggunakan alat ini adalah para manula. Orang China memang sangat pandai dalam menjaga kebugaran.
Aug 3
Di China, kami cuma bermodalkan nekad, uang secukupnya, dan panduan dari peta Guilin berhuruf China (dikit banget tulisan latinnya) seharga 5 Yuan dan kitab suci pejalan: Lonely Planet edisi China's Shouthwest.
Dan ya, kami juga sering bertanya kepada orang ketika di jalan. Mereka berbahasa China, kami berbahasa Inggris. Terima kasih kepada bahasa tubuh.
Aug 3
Coba cari, di mana perbedaan dari dua lembar uang 5 Yuan tahun emisi 2005 dan 1999 ini. :)
Aug 3
Kita sudah sering melihat benda yang bertuliskan "made in China". Namun di China sendiri, saya malah ndak nemu tulisah beginian. La wong tulisannya dalam huruf China semua.
Saya suka banget liat-liat produk lokal di daerah yang saya kunjungi. Begitu pula ketika di Guilin, ketika ke supermarket untuk memberi beberapa kebutuhan, saya malah nemu berbagai produk makanan yang mungkin kita lihat di negeri kita namun dalam versi yang berbeda. :)
Salah satu contohnya
Minute Maid yang saya posting sebelumnya.
Oiya, di China, setelah belanja di supermarket, kantong plastiknya harus beli, atau bawa tas sendiri. Sungguh aturan yang sangat keren.
Aug 3
Di Guilin, banyak sekali tersedia ruang tebuka hijau. Kebanyakan berada di sepanjang bantaran Sungai Li. Selain itu, daerah hijau yang penuh dengan pepohonan juga bisa ditemukan di taman-taman yang biasanya berada di sekeliling bukit-bukit karst. Bahkan pengalaman mengesankan yang saya alami, saya mendengar bunyi tongeret (yang biasany cuma bisa didengar di hutan) di tengah kota!
Ruang terbuka ini kerapkali digunakan oleh warga Guilin untuk jalan-jalan sore, bersantai, atau sekadar duduk-duduk menikmati pemandangan. Pedagang kaki lima pun juga menggelar lapak, namun mereka nampak tidak "mengganggu ketertiban dan keindahan kota", bahkan bisa dibilang menjadi pernak-pernik pendukung.
Aug 2
Selama di Guilin, China, saya makan di sebuah warung mie halal yang dipunyai oleh seorang muslim. Dari raut mukanya, orang China muslim ini kayaknya berasal dari China daerah mongol.
Di warung yang saya tidak tau namanya (karena pake tulisan China dan pelayan dan pemilik warung tak bisa berbahasa Inggris, sehingga dalam komunikasi kami selalu menggunakan bahasa tubuh), kami makan tiap hari sehingga pelayan-pelayan sampai hafal.
Untuk menu mie, setelah memesan, mereka akan membuatkan mie-nya terlebih dahulu, yaitu mengambil segepok adonan tepung, kemudian menggulung-gulung dan menarik-nariknya menjadi mie, kemudian merebusnya. Walhasil, jadilah mie yang empuk, kenyal, namun sangat mengenyangkan. Kami bahkan sampai meminta agar porsi mie dikurangi. Rasa masakanannya pun enak dan murah. Seporsi cuma sekitar 6-10 Yuan yang bila dirupiahkan sekitar 7-13 ribu seporsi.
Warung ini terletak persis di sebelah Bank of China yang terletak di persimpangan tepat di jalan Zhongshan Nanlu.
Ah, saya jadi kangen dengan warung mie ini.
Aug 2
Di Guilin, China, motor itu bisa parkir di sembarang tempat, tanpa takut ada tukang parkir preman yang tiba-tiba datang minta uang. Namun, resikonya, keamanan tidak terjamin. Untuk menyiasatinya, gampang. Tinggal pasang rantai di roda, maka urusan pengamanan akan beres!
Aug 2
Di Guilin, China, jumlah sepeda motor listrik lebih banyak daripada sepeda motor berbahan bakar bensin. Oleh karena bertenaga motor listrik, sepeda motor berbentuk skutik ini tidak bising dan kalo ndak berhati-hati, kita bisa disambar sepeda motor ini karena tak ada suaranya. Tak heran pula kalo suasana kota Guilin tidak bising oleh suara kendaraan.
Nah, sepeda motor listrik ini kemudian gimana cara ngisi batere-nya? Rupanya gampang. Tinggal colokkan saja ke colokan listrik bertegangan 220 volt, dan batere sepeda motor pun bisa diisi.
Aug 2
Buku Lonely Planet memang kitab sucinya para pejalan. Buku yang memberikan panduan kepada pejalan agar tidak tersesat ini memang cukup dahsyat, sehingga perlu diterjemahkan ke bahasa China.