Apr 26
Kartu pos dari Denmark, kiriman kawan saya Nadya Karima (@gypsibelle). Dari kartu pos yang ditulisnya di depan Istana Fredriksborg inilah dia bercerita bahwa di Denmark begitu makmur sehingg tidak dijumpai pengemis atau pengamen. Mahasswa yang belajar di justru dibayar.
Feb 11
Kapan terakhir kali Anda mengirimkan kartu pos? Seinget saya adalah ketika saya masih SD, mengirim jawaban kuis majalah menggunakan kartu pos berwarna coklat muda (masih ada gak ya?).
Teman-teman saya akhir-akhir ini mulai melakukan aktivitas filateli yang kini banyak ditinggalkan sejak kemudahan berkomunikasi melalui teknologi. Teman-teman fotografer mencetak foto-foto hasil jepretan mereka, kemudian mengirimkannya sebagai kartu pos kepada teman. Untuk skala yang lebih luas, silakan bergabung ke situs Postcrossing.com yang memungkinkan kita mengirim dan menerima kartu pos dari seluruh dunia secara acak.
Snail mail, istilah yang dulu populer karena "kelambatan" tersampaikannya surat. @pamantyo malah sangat menikmati aktivitas ber-postcrossing ini karena kelambatan si surat.
Pekan ini saya mendapat 2 kartu pos dari sahabat saya. Sebelumnya saya sering mendapat kiriman kartu pos dari @venniem yang doyan kluyuran ke luar negeri, namun ditujukan kepada @cornnila melalui alamat kantor saya. Kartu pos dari @venniem berasal dari Kuala Lumpur dan Thailand.
Pertama datang dari @suprie yang mengirim foto saya dan @cornnila ketika berada di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu di kala senja. Yang kedua berasal dari Paris, yang dikirimkan oleh teman @gypsibell yang sedang belajar di Belanda dan sedang jalan-jalan di Eropah. Saya masih menunggu kartu pos dari Praha, Barcelona, dan Athenna dari @gypsibelle.
Nah, kini giliran saya untuk mengirim kartu pos kepada teman-teman saya tersebut. Bahkan saya juga mau menerima kartu pos dari Anda! Layangkan kartu pos Anda ke:
Muhammad Zamroni
Jl. Ahmad Dahlan No. 39,
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12130
Mari kita berkorespondensi! :D